SKENARIO GAME
PETUALANGAN MATEMATIKA SMK TINGKAT 1 SEMESTER 1
”PETIK SATU-SATU”
Seorang petualang bernama Al Harits, seorang remaja yang cerdas dan sangat bersemangat dalam mencari ilmu. Hal yang paling dia sukai adalah petualangan. Umurnya 15 tahun dan sedang sekolah disebuah SMK di Malang. Semasa mudanya telah mengalami beberapa kali petualangan, dimana tiga dari petualangan yang pernah dijalaninya adalah menyusuri alam terbuka.
Medan pertama yang dijelajahinya adalah Hutan Cemara Sewu, dimana dalam penjelajahan itu yang menjadi misi utama adalah mematikan sebuah titik api karena kebakaran hutan. Dalam perjalanan mencapai titik api itu Al Harits kehabisan bekal, sehingga untuk memenuhi kebutuhan perutnya dia harus mencari buah-buahan di dalam hutan. Namun ketika buah itu akan dipetik, selalu ada yang menghalanginya, dimana pohon berbuah itu selalu diliputi sesuatu, untuk menghilangkan penghalang itu Al Harits harus menyelesaikan sebuah soal matematika, dan untungnya, disekitar pohon berbuah selalu ada sebuah alat semacam kayu yang apabila dipegangnya akan berubah menjadi kertas yang isinya adalah cara bagaimana menyelesaikan soal itu. Disinilah kecerdasan Al Harits diuji. Jika dia berhasil mengerjakan soal matematika itu, maka seluruh penghalang yang ada di pohon berbuah akan hilang dan buah dapat dipetik. Dia harus memetik buah pada beberapa pohon, dengan kata lain Al Harits harus memetik buah satu per satu dari pohon berbuah yang ada. Dan anehnya, soal-soal yang dihadirkan oleh kayu tadi adalah soal-soal matematika yang sedang dipelajarinya di bangku sekolahnya, yaitu pada kompetensi pertama. Itulah yang membuatnya semakin bersemangat.
Medan kedua yang pernah dia telusuri adalah Danau Rawa Pening, oleh karena itu pada petualangan ini Al Harits menaiki sebuah perahu. Danau ini terkenal dengan banyaknya tumbuhan enceng gondok. Pada petualangan ini Al Harits memiliki sebuah misi untuk membersihkan enceng gondok yang ada di danau. Untuk melakukan hal tersebut, Al Harits harus mengambil sebuah ramuan berupa buah yang ada pada pohon di pinggir danau. Setiap kali dia ingin mengambil buah itu, selalu muncul sebuah soal matematika yang menghalanginya, dimana untuk mengerjakannya maka dia harus mengambil sebuah kertas yang berisi petunjuk pengerjaan di atas enceng gondok, jika dia belum mengetahui bagaimana cara mengerjkannya. Soal-soal yang muncul kebetulan adalah matematika SMK tingkat 1 semester 1 untuk kompetensi kedua yaitu persamaan dan pertidaksamaan linier. Jika Al Harits berhasil mengerjakannya dan dapat menjawab dengan benar, maka buah dapat dipetik, dan jika buah tersebut diletakkan diatas enceng gondok, maka seketika sekelompok enceng gondok hilang. Padahal di dalam danau itu terdapat banyak kelompok enceng gondok, oleh karena itu Al Harits harus memetik buah itu satu persatu untuk memusnahkan seluruh enceng gondok yang ada. Bersambung.....